MerokeMOP, Sumber Kalium Tinggi untuk Kualitas Tanaman Lebih Bagus

January 18, 2022
MerokeMOP, Sumber Kalium Tinggi untuk Kualitas Tanaman Lebih Bagus

 

 

Dalam pertumbuhan dan produksi tanaman, sebagai hara makro sekunder, Kalium (K) sangat dibutuhkan dalam jumlah yang banyak karena mempengaruhi kualitas dan kuantitas tanaman.

 

Fungsi dari hara K, di antaranya untuk kekuatan batang, transportasi gula (buah lebih manis), kualitas buah (lebih besar, lebih berat), tahan stress kekeringan (karena mengatur kerja stomata daun), tahan penyakit, transportasi asamilat dan kerja enzim.

 

Untuk memenuhi kebutuhan hara K dalam bentuk pupuk tunggal, kami rekomendasikan mengaplikasikan MerokeMOP. Pupuk ini adalah pupuk tunggal KCl yang mengandung 60% K.

 

Ada 2 jenis MerokeMOP yang didistribusikan PT Meroke Tetap Jaya, yaitu yang berbentuk halus dan granular.

 

"Baik halus maupun granular, sama-sama bagusnya sebagai sumber Kalium tinggi," ucap Agus Garisman, Product & Development Manager PT Meroke Tetap Jaya.

 

Lanjut Agus Garisman, kedua jenis MerokeMOP juga sangat cocok diaplikasikan pada tanaman yang toleran terhadap Klor.

 

"Untuk yang MerokeMOP granular, karena ukuran butirannya beragam, maka lebih merata sebarannya saat ditabur baik manual maupun secara mekanis dengan mesin spreader pupuk, jika diaplikasikan pada tanaman perkebunan", ujarnya.

 

Sementara, pada tanaman padi dan jagung, aplikasi pupuk MerokeMOP Granular tidak menempel pada daun sehingga bisa mengurangi resiko daun terbakar, dan sedikit tidak terpengaruh oleh kecepatan angin saat penaburan.

 

"MerokeMOP yang digranulasi juga membentuk butiran dengan struktur yang lebih kuat, sehingga lebih aman dari resiko erosi maupun leaching oleh air hujan, serta tidak menyebabkan segregasi ketika dilakukan pencampuran dengan pupuk yang berbentuk prill maupun granul lainnya," jelas Agus Garisman.

 

Kedua jenis MerokeMOP ini bisa sebagai campuran pupuk dasar, ataupun untuk pembesaran dan pengisian umbi/buah. Dengan memakai MerokeMOP, tanaman lebih kuat, tahan stres lingkungan, toleran terhadap penyakit dan kualitas buah (warna kulit buah, warna daging buah, berat, besar, manis dan daya simpan buah) yang dihasilkan lebih baik.

Berita Lainnya